Ed Grigor, seorang warga Binghamton, New York, AS, tak pernah mengira
jam tangannya yang hilang 53 tahun lalu bisa kembali kepadanya.
Pada
1958, Grigor menerima hadiah jam tangan emas 23 karat itu dari bibinya
saat dia lulus SMA. Selain berlapis emas, juga terukir nama dan tanggal
kelulusannya. Nah, saat Grigor bergabung dengan Angkatan Laut, jam
tangan itu hilang.
Setelah itu, 53 tahun kemudian, tepatnya pada
September lalu, Grigor menerima telepon dari laki-laki yang hanya
menyebut dirinya Mark dari Las Vegas.
Dalam percakapan telepon itu, Mark mengatakan dia memiliki jam tangan Grigor yang hilang setengah abad yang lalu.
"Saya sering mendapat telepon seperti ini. Kali ini, datang dari Las Vegas, pasti bohong," kata Grigor.
Istri
Grigor, Rose, ternyata berpikir lain. Dia kemudian menelepon Mark
kembali. Saat itu, seorang perempuan bernama Pat Herrick yang menjawab
telepon.
Pat bertanya apakah Grigor pernah menjadi anggota AL dan
pernah menggadaikan jam tangannya di Virginia Beach. Mendapatkan
pertanyaan sedemikian detail, Rose menyerahkan telepon kepada Grigor,
lalu Grigor pun meminta Pat mendeskripsikan jam itu.
Saat Pat
Herrick menyebutkan jam itu berjenis Bolivia dengan nama dan tanggal
6/12/58 terukir di bagian belakangnya, Grigor mengatakan dia sangat
terkejut dan hampir saja menjatuhkan teleponnya.
Ternyata, ibu
Pat adalah pemilik penginapan dan toko minuman yang kerap dikunjungi
para anggota AL yang ditempatkan di Virginia Beach.
Saat mereka
kekurangan uang, ibu Pat biasanya memberi pinjaman dengan jaminan hingga
para prajurit itu mendapatkan gaji, tetapi beberapa pelaut tak pernah
kembali mengambil barang yang mereka jaminkan, termasuk Grigor.
Nah,
saat ibu Pat meninggal dunia, jam milik Grigor ditemukan di dalam
sebuah kotak bersama barang-barang lain yang tidak ditebus pemiliknya.
Pat kemudian mencoba mencari informasi seputar Ed Grigor lewat internet
dan akhirnya mendapatkan nomor teleponnya.
Sekitar sepekan dari
pembicaraan telepon itu, Grigor mendapatkan kiriman paket dari Pat
Herrick yang isinya adalah jam tangan yang hilang itu.
"Saat
mengeluarkan jam tangan itu, saya meneteskan air mata bahagia dan
memegang jam itu untuk pertama kalinya dalam 53 tahun," kata Grigor.
"Sangat beruntung, beberapa orang bersedia merepotkan diri, menyediakan waktu untuk mencari pemilik jam ini," papar Grigor.
"Meskipun
jam ini tak terlalu berharga, saya akan menyimpannya sepanjang hidup
saya. Saya akan mewariskannya kepada cucu saya dan saya akan ceritakan
kisah jam tangan ini," kata Grigor.
(kompas)
Wednesday, October 31, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Popular Posts
-
Pusat Hak Asasi Manusia Palestina mengatakan sejumlah orang ditahan dan tak sedikit yang dipukuli hanya karena memiliki rambut yang dini...
-
Gedung ini memang selalu menarik perhatian. Pada 2008, gedung hotel ini memenangi penghargaan dari Municipal Arts Society of New York seb...
-
Saat ini untuk menjadi pemimpin sebuah negara, menjadi rebutan. Bukan tanpa sebab, fasilitas mewah akan dinikmati seorang pemimpin. Mulai...
-
Sebuah peta interaktif menunjukkan, betapa bahayanya dunia maya. Setiap harinya serangan di internet terjadi, dalam peta interaktif ini, ...
-
Seorang wanita di Polandia diadili dan divonis hukuman percobaan 4 bulan karena membunuh 2 juta ekor lebah. Wanita ini membunuh lebah-le...
-
Sebuah pengadilan tinggi Singapura sedang menangani permohonan banding seorang pria menyusul dugaan pemerkosaan yang dilakukannya. Un...
-
Lebih dari 13 ribu perempuan Prancis menjalankan operasi untuk mengangkat implan payudaranya. Hal itu dilakukan seiring dengan meningkat...

0 komentar:
Post a Comment