Seorang ibu diharuskan membayar denda USD2.500 dollar atau sekira 24
juta rupiah (Rp9.610). Denda itu harus dibayarkan karena anaknya yang
berusia 3 tahun buang air kecil sembarangan di halamannya sendiri.
Seeorang petugas polisi melihat Dillan Warden, menurunkan celananya
untuk buang air kecil. Namun, polisi itu mengeluarkan tiket denda kepada
keluarganya.
Ashley Warden, ibu anak kecil itu mengatakan Dillan sedang berlatih
menggunakan toilet tetapi dia lari keluar rumah untuk buang air kecil
karena posisinya jauh dari toilet.
“Polisi itu memberi tiket kepada saya, karena menurutnya Dillan telah
melanggar aturan dengan buang air kecil di depan publik,” ujar ibu
Ashley, seperti dikutip Orange, (7/11/2012).
“Anak saya melakukannya juga di halaman kami sendiri, jadi seharusnya
dia tidak perlu dihukum. Namun, polisi itu tidak peduli dan mengatakan
hal itu harus di lihat dari pandangan public,” ungkap Ashley.
Ashley berharap hakim akan menanguhkan hukuman denda terhadap anaknya itu, ketika dirinya akan menjalani pengadilan bulan depan. (okezone,com)
Wednesday, December 5, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Popular Posts
-
Pada masa Perang Dunia I, Australia digegerkan oleh seorang remaja perempuan yang begitu ingin turut perang, sampai-sampai ia nekat menya...
-
Seekor ayam bisa memainkan gitar? Di dalam dongeng atau film kartunkah? Atau mengang terjadi di dunia nyata? Demikian beberapa pertanyaan...
-
Semua orang pasti tahu kalau emas adalah salah satu logam yang memiliki nilai sangat tinggi. Perlu diketahui, bahwa emas telah menjadi b...
-
ekstasi yang dibeli Random Darknet Shopper dikirimkan di dalam casing DVD (kompas) Sebuah berita menghebohkan tersebar di dunia maya ke...
-
Kucing adalah salah satu binatang yang digemari manusia karen atingkahnya yang lucu dan menggemaskan. Dan dengan beberapa trik tertentu, ...
-
AMMAN - Aktifis pecinta hewan telah membuat kekhawatiran di I bu K ota Yordania , dengan menutupi tubuhnya menggunakan selada . H ...
-
Mau memanfaatkan blog anda untuk mencari uang ? J angan kawatir, anda t i nggal menyediakan sebagian ruangan di blog anda untuk memasang i...

0 komentar:
Post a Comment