Dunia memang aneh, tapi indah Strangely, unique, humankind, serious, the space, knowledge, the ghost, scenery, beautiful, the place, the building, interesting, the record, bad, funny, science

Showing posts with label angkasa. Show all posts
Showing posts with label angkasa. Show all posts

Thursday, January 1, 2015

Jenis Awan yang Berbahaya Bagi Penerbangan


Terbang dengan pesawat terbang memang sangat nyaman namun akan anda rasakan sedikit guncangan jika pesawat menabrak awan. Awan ini pun ada yang boleh dilalui saja dan ada juga yang harus dihindari tergantung dengan alat pembaca awan (weather radar) di pesawat. Warna yang terdapat pada Weather Radar adalah Green, Yellow, Red dan Magenta. Warna-warna ini menunjukan tingkat bahaya suatu awan. Warna yang menunjukkan awan berbahaya adalah warna magenta yang mengindikasikan pusat dari awan badai itu sendiri yang dapat mengakibatkan turbulensi hebat. Apabila warna pada weather radar menunjukan warna hijau okelah kita tembus tapi fasten belts ON jangan lupa. Tapi jika warna pada weather radar menunjukkan warna magenta itu mengindikasikan bahwa biasanya awan yang berada didepan kita adalah awan Cumulonimbus (Cb) dan sebaiknya dihindari. Sahabat anehdidunia.com berikut jenis jenis awan yang berbahaya jika dilalui oleh rute penerbangan.

Awan Cumulonimbus
Awan Cumulonimbus
Awan Cumulonimbus adalah sebuah awan tebal vertikal yang menjulang sangat tinggi, padat, mirip gunung atau menara. Bagian pucuk awan ini berserabut, tampak berjalur-jalur dan hampir rata, melebar mirip bentuk landasan yang disebut anvil head. Awan ini terlibat langsung dalam badai petir dan cuaca ekstrem lainnya. Awan ini terbentuk sebagai hasil dari ketidakstabilan atmosfer. Awan-awan ini dapat terbentuk sendiri, secara berkelompok, atau di sepanjang front dingin di garis squall. Awan ini menciptakan petir melalui jantung awan. Awan ini dapat terbentuk lagi menjadi supersel, sebuah badai petir besar. Badai petir ini yang ditakuti para penerbang.
Cumulonimbus terdiri dari tetes-tetes air pada bagian bawah awan dan tetes-tetes salju atau kristal-kristal es pada bagian atas awan. Terdapat updraft dan downdraft sehingga memungkinkan terjadi sirkulasi. Gesekan partikel awan di dalamnya dapat menimbulkan muatan listrik. Wajar saja awan cumulonimbus ditakuti penerbang. Sebab awan ini yang paling sering membuat bencana. Karena awan ini merupakan satu-satunya awan yang dapat menghasilkan muatan listrik Tornado alias puting beliung dapat terbentuk hanya melalui awan ini. Fenomena alam yang kerap terjadi akibat alam cumulonimbus antara lain timbulnya kilat (lightining) dan guntur (thundestorm), hujan lebat, angin kencang, bahkan bisa menimbulkan hujan es.

Awan pancake / UFO
Awan Pancake
Apakah anda pernah melihat awan ini? Awan ini biasanya terdapat di daerah Puncak gunung dan dataran tinggi. Dilihat dari bentuknya memang tampak seperti piring terbang atau kue dadar, bentuknya sih memang indah tetapi kalian jangan salah ya, Didaerah sekitar awan ini terjadi hembusan angin yang kuat dan kencang. Hembusan angin yang kuat inilah yang biasanya berbahaya bagi pesawat yang melintasi daerah tersebut, nah jika seandainya ada pesawat yang nekat melewati awan tersebut bisa-bisa pesawat tersebut bisa kehilangan kendali, Untuk itu kita sebaiknya waspada jika saat kita sedang terbang melewati awan ini.

Awan Mammatus
Awan Mammatus
Mammatus cloud adalah suatu fenomena dimana awan di langit berbentuk seperti balon terbalik, bergelembung-gelembung, bergelombang terlihat sangat lembut, halus dan membentuk formasi yang sangat indah dan menakjubkan. Mammatus cloud terbentuk dari berbagai macam formasi kristal-kristal ais di awan yang terbentang sejauh ratusan kilometer. Biasanya terjadi di awan cumulonimbus, altocumulus, altostratus dan awan cirrus. Ada banyak mekanisme terbentuknya Mammatus cloud ini. Meskipun awan ini sangat indah, namun perlu berwaspada bahwa Mammatus cloud merupakan pertanda akan datangnya cuaca yang ekstrim atau akan datangnya badai. Mammatus cloud pernah terjadi di San Antonio, Texas pada tahun 2009.Salah satu fenomena alam yang menakjubkan, karana terbentuknya awan mammatus menandakan akan terjadinya badai besar dan cuaca buruk. Awan ini biasanya terdiri dari air dan ais, dan formasinya terlihat statik hingga sepuluh atau lima belas menit.

Awan Morning Glory
Awan Morning Glory
Awan Morning Glory adalah merupakan fenomena meteorologi yg sangat langka. Awan ini sering disebut roll cloud atau awan gulung. Peristiwa ini pernah terlihat di banyak lokasi berbeda di seluruh dunia, namun biasanya dapat diamati di Northern Australia Teluk Carpentaria. Gulungan awan (roll cloud) yang panjangnya dapat mencapai 1000 kilometer (hampir sepanjang pulau jawa), tinggi dapat mencapai 1-2 kilometer, tapi kadang hanya sekitar 100 hingga 200 meter dari atas permukaan bumi. Dan dapat bergerak dengan kecepatan hingga 60 kilometer per jam. Umumnya formasinya hanya terdiri dari satu awan. Namun, terkadang bisa mencapai hingga delapan gulungan awan.

Morning Glory sering disertai dengan angin badai yg datang dengan tiba-tiba, pergeseran angin tingkat rendah yg sangat intens, peningkatan perpindahan udara secara vertikal, dan perubahan tekanan yang tajam pada permukaan. Di bagian depan awan, ada gerakan vertikal kuat yang mengirim udara menembus awan dan menciptakan penampilan menggulung, sedangkan udara di tengah dan belakang awan menjadi turbulen dan tenggelam. Awan juga dapat digambarkan sebagai gelombang soliter atau soliton, yang adalah gelombang yang memiliki puncak tunggal dan bergerak tanpa mengubah kecepatan atau bentuk.

Sumber: http://www.anehdidunia.com/2014/12/awan-yang-berbahaya-bagi-penerbangan.html

Tuesday, July 22, 2014

Foto Bentuk awan yang aneh dan Indah

Apakah anda pernah memperhatikan bentuk dari awan yang tidak pada biasanya? Mungkin anda jarang sekali melihat sebuah awan yang memiliki bentuk seperti awan-awan di bawah ini. Bentuk-bentuk dari awan di bawah ini sungguh sangat aneh dan menyeramkan. Para fotografer profesionallah yang berhasil mengabadikan fenomena aneh ini.

Foto bentuk awan paling aneh di dunia ini sangat jarang terjadi dan kita temui. Bahkan kita sendiri pun jarang memperhatikan dari bentuk awan tersebut. Namun para fotografer profesional di beberapa negara telah berhasil mengambil gambar dan mengabadikannya melalui foto. Penasaran seperti apa bentuk awan tersebut, berikut adalah foto-fotonya :

 




Sumber:  http://waisarifin.blogspot.com/2012/12/foto-bentuk-awan-yang-aneh-dan-indah.html

Monday, June 3, 2013

Awan Pelangi Api Langka Tertangkap Kamera

Fenomena ‘awan pelangi api’ termasuk dalam fenomena yang langka ditemui. Namun, fotografer ini sangat beruntung hingga dapat memotretnya.

Fotografer Ken Rotberg berhasil mengabadikan fenomena langka ini di selatan Florida, Amerika Serikat (AS). Saat itu, Rotberg mengaku baru saja kembali setelah bermain tenis dan melihat awan menakjubkan ini di langit.

“Saya langsung mengambil kamera dan memotretnya. Tak butuh waktu untuk awan berubah menjadi berwarna warni,” kata pria berusia 49 tahun ini seperti dikutip Dailymail.

Ahli optik Les Cowley mengatakan, fenomena yang lebih dikenal sebagai awan pelangi api ini sebenarnya bernama lingkar horizon.

“Selain itu, lingkaran ini sebenarnya bukan pelangi dan tak ada hubungannya dengan api. Yang terjadi sebenarnya adalah, awan Cumulus menguap dan mendorong lapisan udara lembab di atasnya untuk membentuk topi awan. Titik air yang ada didalamnya pun menghasilkan warna-warna,” pungkasnya.

http://forum.detik.com/awan-pelangi-api-langka-tertangkap-kamera-t495768.html

Wednesday, April 3, 2013

Clustering Ballooning dengan Balon Helium


Di luar negeri sana olahraga ini disebut "Clustering Ballooning". Kelihatannya seperti bergelantungan dibawa sekumpulan strawberry raksasa. Anda akan merasakan pengalaman yang lain dengan berada di antara awan di langit seorang diri. Mau coba?

Cluser Ballooning sebenarnya olahraga yang tidak rumit. Sang pilotnya diikatkan pada sekumpulan balon helium yang ukuran masing-masingnya jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan balon udara biasa. Mengendalikannya ternyata tidaklah mudah. Tanpa ventilasi yang biasa digunakan pada balon udara biasa untuk kontrol ketinggian, cluster balloon hampir-hampir tidak bisa dikendalikan, sehingga kadang-kadang sang pilot harus memecahkan atau memutus balon-balonnya untuk mengurangi ketinggian. Pemberat seperti botol air dapat digunakan untuk membantu balon mendaki atau berakselerasi dan turun ke bumi. Waks!
Untuk menaikinya tidak diperlukan lisensi khusus, tetapi hanya beberapa gelintir orang saja yang mampu menaklukannya. Salah satunya adalah John Ninomiya yang menurutnya ini adalah suatu olahraga yang ekstrim dan eksentrik. Dia sudah terbang 60 kali (hingga saat ini) dan menjadi yang paling sering menerbangkannya. Dia menggunakan balon-balon helium sebanyak antara 50 hingga 100 balon, dan mengklaim pernah terbang hingga ketinggian 21.400 kaki (4 mil).

Bagi Ninomiya olahraga gila ini memang aneh dilihat dari alat dan tekniknya, yang jelas-jelas sulit untuk melakukannya dengan aman. Menurutnya dia menyukai tantangan cluster ballooning yang membutuhkan skill tinggi agar tidak terjadi kecelakaan yang bisa melukai atau bahkan membunuhnya.

Pernah terjadi di tahun 2007 Kent Couch dibawa oleh balon-balon heliumnya yang sebanyak 105 buah hingga jarak 193 mil. Dia sendiri hanya membawa alat-alat amatir untuk mengukur kecepatan dan ketinggiannya serta GPS untuk tracking posisinya.

Tahun 2008 seorang pendeta Katolik Adelir Antonio de Carli terbang dari Brazil dengan 1000 balon dan terbawa angin hingga ke lautan. Jasadnya akhirnya ditemukan di lepas pantai. Meski resikonya sangat besar, orang-orang seperti Ninomiya atau Mike Howard (yang pernah masuk buku rekor dunia karena mencapai ketinggian 18.300 kaki dengan 400 balon helium) tetap menikmatinya tantangannya. Howard pernah terbang untuk Greenpeace ketika memprotes tambang batubara Jerman dengan menggunakan 600 balon.
http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/2009/03/olahraga-ekstrim-balon-udara-helium.html

Tuesday, October 16, 2012

Planet Unik yang Disinari 4 Matahari

Versi nyata dari Tatooine, planet dengan dua matahari dalam Film "Star Wars", ditemukan. Bahkan lebih luar biasa, planet alien itu diterangi empat Matahari sekaligus. Ini adalah temuan pertama dari jenisnya.

Planet gas raksasa yang sedikit lebih besar dari Neptunus dan setara enam kali besar Bumi mengorbit ke sepasang bintang. Dan menjadi orbit dua bintang lainnya.

Ia berada di lokasi berjarak sekitar 5.000 tahun cahaya dari Bumi. Diberi nama PH1, terinspirasi situs Planethunters.org -- yang menfasilitasi penemuannya. 

Butuh waktu 138 hari bagi PH1 tersebut mengorbit dua bintang induknya -- yang memiliki massa sekitar 1,5 dan 0,41 kali dari Matahari. Sesama bintang itu mengitari satu sama lain sekali dalam 20 hari.

Para peneliti memperkirakan temperatur PH1 tersebut berkisar minimal 251 derajat Celcius dan maksimal 340 derajat C. Terlalu panas untuk dinyatakan sebagai zona layak huni.

Adalah dua astronom amatir, Kian Jek asal San Francisco dan Robert Gagliano dari Cottonwood, Arizona yang menemukannya di antara rimba data di situs Planethunters.org. Temuan tersebut lantas dikonfirmasi ilmuwan Amerika Serikat dan Inggris dengan observasi langsung di Keck Observatory.

"Empat bintang di atas sebuah planet menciptakan lingkungan yang rumit. Namun berada dalam orbit yang nampaknya stabil," kata Dr Chris Lintott, dari University of Oxford, kepada BBC.

"Ini sangat membingungkan. Tapi justu itu yang membuat penemuan ini menjadi sangat menyenangkan. Jauh dari apa yang kami perkirakan."

Planet yang mengorbit pada dua bintang disebut binary stars, sistem planet dengan bintang kembar yang tak biasa. Hanya segelintir eksoplanet yang ditemukan mengorbit pada dua bintang. Namun, selain PH1, tak pernah ditemukan ada planet yang menjadi orbit dari dua bintang lainnya.

Lantas pertanyaan yang muncul, bagaimana bisa berada dalam orbit yang stabil padahal ia dipengaruhi gravitasi dari empat bintang?

Apalagi, Dr Lintott mengatakan, ada enam planet lain yang juga berada dalam orbit mapan di antara bintang ganda. Dan mereka sangat dekat dengan bintang-bintang tersebut.

"Ini menjelaskan pada kita bahwa planet bisa terbentuk di bagian cakram protoplanet," kata dia. "Planet-planet itu saling berdekatan dan mampu bertahan dalam orbit yang stabil." 

Didirikan pada tahun 2010, Planethunters.org bertujuan untuk melibatkan banyak orang dalam analisa data yang dikumpulkan teleskop Kepler milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA).

Kepler diluncurkan pada Maret 2009 untuk mencari planet mirip bumi yang mengorbit bintang lain. Pengunjung di situs Planet Hunters memiliki akses ke data yang dipilih secara acak dari salah satu bintang yang dibidik Keppler. Sejak Desember 2010, lebih dari 170.000 orang telah berpartisipasi dalam proyek tersebut.(www.viva.co.id)

Friday, October 12, 2012

Batu "Piramida" di Mars Mirip dengan Batuan Bumi

Sebuah kendaraan penjelajah (rover) bernama Curiosity kini sedang menjalani tugas mulia, menggantikan manusia untuk mengeksplorasi planet tetangga dekat Bumi, Mars.

Tak hanya menjelajah planet merah dan mengambil foto-fotonya, pada September lalu, Curiosity melakukan kontak pertama dengan batuan Mars yang berbentuk unik, mirip piramida.

Setelah diteliti oleh Curiosity, batu yang diberi nama "Jake Matijevic", untuk mengenang anggota misi yang meninggal Agustus lalu, ternyata tak seperti batuan Mars yang pernah dijumpai sebelumnya. Yang mengejutkan, ia justru mirip dengan batuan di Bumi.

Jenis batuan tersebut yang pertama ditemukan di Mars membantu memperluas pemahaman para ilmuwan tentang bagaimana batuan beku terbentuk.

Batu berbentuk piramidal itu memiliki tinggi 40 centimeter itu ditemui di tempat pendaratan di Curiosity di Mars, Kawah Gale.

Batu Jake kini digunakan sebagai target kalibrasi Curiosity untuk menguji coba 10 instrumen sainsnya. "Itu adalah batu dengan ukuran bagus pertama yang kami temukan di tengah perjalanan," kata Roger Wiens, peneliti utama instrumen  Chemistry and Camera (ChemCam) Curiosity dari Los Alamos National Laboratory.

Akhir September lalu, Curiosity menggunakan ChemCam dan Alpha Particle X-ray Spectrometer (APXS, menguak komposisi kimia batu Jake.
Apa yang ditemukan mengejutkan.

"Spektrum yang kami lihat tak seperti yang dikira," kata investigator Ralf Gellert dariUniversity of Guelph, Kanada. "Tipe baru batuan yang ditemukan di Mars, yang tidak dilihat rover sebelumnya, Spirit dan Opportunity."

Batu Jake tampaknya memiliki konsentrasi elemen sodium, aluminum, dan  potassium lebih tinggi. Sementara konsentrasi mahnesium, besi, dan nikel yang lebih rendah dari batuan beku lainnya yang dipelajari di Mars.

Jenis ini secara kimiawi, meski jarang terlihat, adalah jenis yang telah dipelajari dengan baik di Bumi, misalnya spesimen yang ditemukan di pulau-pulau samudra seperti Hawaii dan di tempat lain.

Di Hawaii misalnya, batuan tersebut berasal dari lelehan batuan di dalam gunung berapi yang ke luar dalam bentuk magma, yang kemudian kembali membeku dan mengkristal. Namun, para peneliti tidak mau buru-buru menyimpulkan batuan di Mars juga terbentuk dengan cara yang sama.

Curiosity, tokoh utama Mars Science Laboratory Mission yang bernilai US$2,5 miliar didaratkan ke planet merah untuk mempelajari apakah Mars mampu menopang kehidupan. (viva.co.id)

Thursday, August 26, 2010

Awan berbentuk malaikat

http://anehindah.blogspot.com - Fenomena alam menjelang terjadinya bencana, selalu saja memancing debat tak berkesudahan. Misalnya, ketika muncul awan aneh di langit Yogyakarta menjelang gempa bumi dahsyat di daerah tersebut tahun 2006 silam.

Namun, kecenderungan menghubungkan bentuk-bentuk awan dengan alam supranatural juga terjadi di Inggris.
Daily Mail berbasis di London, Sabtu ini juga mengunggah foto awan yang dianggap berbentuk malaikat, hasil bidikan Christine Snowdon (61).
"Mungkin ini hanya gumpalan awan. Tetapi mereka yang sinis pun akan mengakui bahwa penampakan yang mengambang di langit biru terang itu tampak seperti malaikat," tulis Daily Mail.

Disebutkan, fotografer awan itu, Christine Snowdon, mengaku telah melihat malaikat sejak umur empat tahun. Saat melihat awan tersebut, perempuan yang tinggal di Carshalton Beeches, Surrey itu buru-buru keluar rumah dan mengarahkan kameranya sebelum awan itu menghilang.
Christine memang orang yang percaya dapat melihat penampakan malaikat saban hari di manapun. Ia bahkan pernah menulis buku soal spiritualitas.(KOMPAS.com)

 

Thursday, August 5, 2010

UFO Akan Datang pada 2011

Astronom China, Wang Sichao memprediksi kedatangan mahluk luar angkasa atau unidentified flying object (UFO) dalam dua tahun, 2011 atau 2012.

Wang yang juga ahli planet-planet kecil mengeluarkan spekulasi ini pasca beberapa laporan penampakan UFO atau benda aneh di langit  beberapa wilayah di China seperti Zhejiang, Hunan, Chongqing dan Xinjiang sejak bulan lalu. Pernyataan Wang didasarkan fakta bahwa, "Keberadaan 2,5 miliar planet -- termasuk di Galaksi Bimasakti, sangat mungkin ada kehidupan dan peradaban berteknologi di sana."

"Antara Bumi dan peradaban luar angkasa itu baru dalam tahap pendekatan primer," tambah Wang.

Pernyataan astrofisikawan ternama, Stephen Hawking April lalu bahwa kedatangan Alien akan berdampak

Popular Posts