Dunia memang aneh, tapi indah Strangely, unique, humankind, serious, the space, knowledge, the ghost, scenery, beautiful, the place, the building, interesting, the record, bad, funny, science

Saturday, May 5, 2012

Ternyata Orgasme Wanita bisa Bertahan 4 Bulan

Umumnya, orgasme pada wanita terjadi selama 10 -15 detik. Namun seorang terapis seks mengatakan bahwa perempuan dapat mengalami orgasme sampai beberapa bulan lamanya. Ia mengenalkan teknik khusus yang disebut meditasi orgasmik dan membuat perempuan berfokus pada keinginannya.

Nicole Daedone, instruktur seks dan penulis buku berjudul 'Slow Sex' mengatakan bahwa orgasme perempuan dapat berlangsung hingga selama 4 bulan, jika dilakukan dengan pasangan yang mencintai dan teknik yang tepat.

Caranya, Daedone mengenalkan sebuah teknik yang disebut meditasi orgasmik. Teknik ini memungkinkan para perempuan berada dalam keadaan terangsang terus-menerus sehingga membantu meningkatkan gairah dalam segala aspek kehidupannya.

"Orgasme pada laki-laki bukanlah misteri besar. Namun orgasme pada perempuan lebih sulit dipelajari sehingga banyak menciptakan masalah di tempat tidur. Salah satu survei mengenai seks melaporkan bahwa hanya 26% perempuan yang mengakui mengalami orgasme saat terakhir kali bercinta. Sedangkan pada laki-laki, jumlahnya sebesar 76%," kata Daedone seperti dilansir Daily mail, Jumat (27/4/2012).

Daedone berpendapat, rendahnya persentase orgasme yang dialami perempuan ini seharusnya ditangani dengan pendekatan medis.

Menurutnya, tekanan dari pasangan untuk melakukan adegan seksual seperti di film-film menganggu hasrat alami perempuan. Kenyataannya, kebanyakan perempuan mengalami orgasme secara berbeda dibandingkan laki-laki.

Banyak perempuan merasa terburu-buru mencapai orgasme karena gaya bercinta laki-laki yang merusak kesenangan perempuan. Pemahaman mengenai orgasme juga banyak yang ditafsirkan dari kacamata laki-laki saja dan mengesampingkan perasaan perempuan.

"Orgasme adalah kemampuan tubuh untuk menerima dan merespon kesenangan. Proses ini berlangsung secara alami dan sederhana. Klimaks merupakan bagian dari orgasme, tetapi bukan orgasme yang sebenarnya. Perempuan bisa mencapai orgasme sebanyak yang dicapai laki-laki, bahkan mungkin lebih. Perempuan juga dapat lebih menginginkan seks dibanding laki-laki," kata Daedone.

Agar dapat mencapai orgasme semacam ini, maka pikiran harus berkonsentrasi penuh dan semua gangguan dari luar harus dihilangkan.

Tugas perempuan adalah berkonsentrasi penuh pada sensasi yang dirasakan, tanpa membiarkan pikirannya membayangkan hal lain. Sedangkan peran laki-laki adalah berkonsentrasi kepada pasangannya.

Meditasi orgasmik adalah seks, tapi tidak seperti seks yang biasa kita kenal. Teknik ini membangkitkan kembali kepekaan perempuan dan memicu prempuan melakukan keinginannya sendiri. Intinya, perempuan tidak seharusnya menahan keinginan seksnya.

Meditasi memperlambat denyut jantung, menenangkan gelombang otak dan baik untuk kesehatan jasmani maupun rohani. Saat bercinta, perempuan harus memusatkan penuh kesadarannya pada apa yang dirasakan tanpa memikirkan hal lain dan berfokus pada kenikmatannya.

Berlatih meditasi orgasmik 3 - 5 kali seminggu dapat membuat perempuan lebih lama mengalami orgasme. Teknik ini berfokus pada sensualitas dan keintiman yang tercipta antara pasangan sehingga memungkinkan perempuan tetap bergairah sepanjang hari. (detikhealth)


    
      My Great Web page
    
    
       
    
 

Laba-Laba Mini Seukuran Koin

Tarantula adalah salah satu spesies laba-laba yang biasanya memiliki ukuran besar dan berbisa. Namun, baru-baru ini ditemukan seekor tarantula yang memiliki ukuran sangat kecil.

Laba-laba beracun ini menetas di Kebun Binatang Bristol, Inggris. Lahir dengan ukuran yang sangat kecil, laba-laba ini memiliki ukuran setara koin 5 sen.

"Jenis ini adalah salah satu tarantula yang paling indah. Ketika laba-laba itu pertama kali menetas, mereka memiliki bulu-bulu yang berwarna merah muda," ujar pengurus hewan Kebun Binatang Bristol Mark Bushell, seperti dikutip Daily Mail, Selasa (1/5/2012).

"Menginjak usia dewasa, secara bertahap bulu-bulu itu akan rontok dan berubah menjadi tarantula berbulu biru sehingga sangat menarik penglihatan," imbuhnya. 

Tarantula yang bergerak cepat dan lincah itu adalah salah satu jenis laba-laba pohon paling populer. 

Binatang berkaki delapan ini berasal dari Martinique, di lepas pantai Amerika Selatan dan paling sering dicari karena warnanya yang sangat menarik serta mudah untuk dijinakkan. (okezone.com)

Ilmuwan Temukan Enzim untuk Perlambat Penuaan Astronot

Riset terbaru yang dipublikasikan online dalam jurnal Federation of American Societies for Experimental Biology (FASEB) mengungkapkan, ilmuwan telah menemukan enzim tertentu yang disebut 5-lipoxygenase. Enzim tersebut diklaim mampu memperlambat proses penuaan pada astronot ketika di luar angkasa.

Dilansir Spacedaily, Rabu (2/5/2012), enzim ini memainkan peran kunci terkait dengan kematian sel yang disebabkan oleh lingkungan yang dinamakan microgravity. Selain itu, enzim ini juga dipercaya dapat membantu mencegah atau mengurangi masalah mengenai kekebalan tubuh pada astronot.

Tidak hanya untuk para astronot, temuan enzim ini juga bisa diterapkan pada pasien di Bumi. Enzim itu bisa dijadikan sebagai terapi atau pengobatan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh pada usia lanjut.

"Hasil dari penelitian ini memungkinkan untuk dapat membantu meningkatkan kesehatan pada orang tua. Kondisi di luar angkasa bisa menimbulkan masalah seperti gejala fisiologis yaitu penuaan. 5-lipoxygenase bisa sebagai penghambat, enzim itu telah digunakan untuk mengekang inflamasi (peradangan) penyakit pada manusia," ujar peneliti Department of Biomedical Sciences di University of Teramo, Italy.

"Tidakmengherankan bahwa tubuh memerlukan gravitasi planet Bumi untuk berfungsi dengan baik, karena kita berevolusi untuk bertahan hidup di planet ini. Manusia yang pergi ke luar angkasa, perlu mengetahui bukan hanya bagaimana mengamankan kondisi di luar angkasa, tetapi juga mengamankan kesehatan tubuhnya," pungkas peneliti yang juga merupakan editor jurnal FASEB, Gerald Weissmann (okezone.com)

Friday, May 4, 2012

Tertimpa Gajah, Wanita Selandia Baru Tewas

Seorang pawang gajah tewas tertimpa seekor gajah peliharaannya. Wanita Selandia Baru itu tewas setelah hewan tersebut menduduki dirinya!

Kejadian itu terjadi pada Rabu sore waktu setempat di kebun binatang Franklin Zoo, dekat Auckland, Selandia Baru.

Kepolisian setempat membenarkan mereka dipanggil ke kebun binatang tersebut terkait insiden yang melibatkan seekor gajah dan pawangnya. Namun kepolisian untuk saat ini belum merilis informasi detail.

Menurut media lokal, Television Three seperti dilansir AFP, Rabu (25/4/2012), wanita tersebut tewas setelah gajah tersebut menduduki dirinya. Tidak disebutkan identitas wanita yang bekerja di kebun binatang itu.

Seorang juru bicara dinas pemadam kebakaran mengatakan, ketika mereka tiba di kebun binatang Franklin Zoo, gajah tersebut telah diamankan. Paramedis pun tengah menangani korban yang kemudian meninggal.

Gajah berumur 40 tahun tersebut dinamai Jumbo. Pihak kebun binatang Franklin Zoo menegosiasikan pembebasan gajah itu pada tahun 2009 dari sebuah sirkus. Di sirkus itulah, Jumbo telah hidup terbelenggu selama 30 tahun. (detik.com)

14 Ribu Warga Jepang Meninggal di Bak Mandi

Kementerian Kesehatan Jepang memulai penyelidikan mengenai kebiasaan warganya saat mandi. Penyelidikan dilakukan setelah diketahui bahwa 14.000 orang meninggal setiap tahunnya di bak mandi. 

Tingginya akan kematian di bak mandi ini tentunya mengherankan Pemerintah Jepang. Menurut mereka, jumlah itu  tiga kali lipat dari jumlah warga yang meninggal karena kecelakaan mobil. Dari laporan yang diketahui, warga Jepang yang tewas akibat kecelakaan mobil mencapai 4.612 jiwa.

Sementara warga yang tewas di bak mandi, mayoritasnya adalah orang tua. Tingginya jumlah kematian saat mandi ini, ditelusuri melalui kajian tentang fungsi mandi bagi masyarakat dan keluarga Jepang.

Ternyata arti dari ritual mandi di Jepang adalah bukan hanya membersihkan tubuh, tetapi sebagai aktivitas bersantai setelah seharian bekerja. Bahkan dalam komunitas tradisional dan golongan orang tua, mandi dapat menjaga kehangatan di musim dingin.

Data pemerintah setempat menunjukkan sebagian besar kematian itu disebabkan karena tenggelam. Tetapi ada juga warga yang meninggal karena serangan jantung dan pendarahan otak. Demikian diberitakan, The Telegraph, Rabu (2/5/2012).

Jumah korban meningkat secara signifikan pada musim dingin, ketika orang tua mulai menghangatkan diri di kamar mandi. Pemerintah meminta Japanese Society of Balneology, Climatology and Physical Medicine, mendukung dan membantu penyelidikan tersebut untuk mengurangi jumlah korban meninggal saat mandi.

Pihak berwenang juga sedang menyusun pedoman tentang bagaimana cara mandi dengan aman. Pedoman ini mengatur cara menghindari perubahan suhu yang ekstrim dari suhu cuaca ke suhu air saat mandi secara bertahap. 

Pemerintah Jepang juga memperingatkan warganya agar hati-hati saat berendam dalam air panas. Mereka juga meminta warga untuk banyak minum saat berendam.
(okezone.com)

Popular Posts