Dunia memang aneh, tapi indah Strangely, unique, humankind, serious, the space, knowledge, the ghost, scenery, beautiful, the place, the building, interesting, the record, bad, funny, science

Friday, January 28, 2011

Tewas gara-gara Kondom

Terlepas fungsi utamanya sebagai alat pengaman seksual, kondom juga bermanfaat menambah sensasi bercinta. Tapi awas, kenikmatan seksual bisa berujung petaka jika pemakaiannya tidak sesuai prosedur.

Jangan sampai pengalaman Gary Ashbrook terjadi pada Anda. Nyawa pria 31 tahun asal Inggris ini melayang gara-gara memakai kondom di kepalanya pada 2007 silam.

Seperti dikutip dari laman metro.co.uk, Ashbrook ditemukan tewas dalam kondisi tanpa busana, dengan kepala terbalut karet kondom hingga menutupi wajah, di kamarnya, Fullbrook Avenue, Newhaven, Inggris.

Sementara di sekelilingnya, terdapat sejumlah kaleng nitrous oxide, semacam gas bius yang biasa digunakan untuk meningkatkan gairah seksual.

Ashbrook diduga sengaja membalut kepalanya dengan kondom demi menstimulasi kenikmatan seksual. Pria homoseksual dengan HIV positif ini melakukan aksinya setelah mendapat informasi sesat dari teman di internet.

Thursday, January 27, 2011

Restoran Khusus Anjing

Makanan segar alami tak hanya baik buat manusia, tetapi juga bagi hewan peliharaan. Itu sebabnya, sepasang suami-istri di Rio de Janeiro, Brasil, membuka rumah makan khusus anjing piaraan. 

”Begitu Anda memiliki (hewan) piaraan, (rasa sayangnya) seperti kepada anak atau orangtua, Anda ingin memberi yang terbaik buat mereka,” tutur Rachel Zanardi (49), pengacara yang mengaku bahwa kesehatan dua anjingnya, Julyane dan Davyd, makin baik setelah diajak jajan di Pet Delicia, nama rumah makan itu. 

Meski begitu, pemilik rumah makan itu menolak menyebut tempat usahanya sebagai restoran. ”Kami lebih memilih menyebutnya ’tempat untuk anjing’ daripada restoran karena masih banyak orang kelaparan di negara seperti Brasil ini,” tutur Roberta Camara. (Reuters/AFP/DHF/KOMPAS)

Wednesday, January 26, 2011

Tanduk Aneh di Kepala Manusia



Huang Yuanfan, seorang pria lanjut usia dari Ziyuan, China Selatan, menjadi perbincangan di dunia kesehatan. Kakek 84 tahun ini memiliki sebuah tanduk aneh berukuran tiga inci atau tujuh sentimeter.

Yuanfan bercerita, tanduk di kepalanya mulai tumbuh sejak dua tahun lalu. Sejak itu tanduknya terus tumbuh. "Saya mencoba memotongnya tetapi terus tumbuh. Saya tak dapat mengubahnya, makin besar," ujarnya seperti dimuat laman metro.co.uk.
Namun, tanduknya tak bisa tumbuh lebih tujuh sentimeter. "Dokter tak mengetahui apa yang terjadi pada saya. Saya menyembunyikan tanduk dengan mengenakan topi tetapi khawatir akan mencuat bila bertambah panjang," kata Yuanfan.

Maret lalu, seorang nenek di negara itu juga mengalami hal serupa. Zhang Ruifang, nenek 101 tahun, pertama kali menyadari ada tanduk sepanjang enam sentimeter di sisi kiri dahinya pada 2009. Ia pun merasa dahi sebelah kanannya juga mulai tumbuh tanduk.

Wanita asal Linlou, China bagian timur, itu menolak memotong tanduknya. "Awalnya, saya tidak dapat tidur. Tetapi sekarang saya merasa biasa saja. Banyak orang yang datang membawa hadiah dan makanan hanya untuk memotret tanduk saya." 

Tanduk di dahi Zhang Ruifang 
Putra bungsu Zhang Guozheng, 60, mengatakan, dia dan lima saudaranya frustasi membujuk sang ibu bersedia menghilangkan tanduk di kepalanya. "Kami hanya berusaha agar tidak terlambat hingga tanduknya melekat selamanya di sana. Mungkin sudah menjadi takdirnya," ujarnya.

Diperkirakan, tanduk yang tumbuh di kedua kepala lansia asal China itu berasal dari keratin, substansi yang sama seperti kuku. Meskipun kulit tanduk hanya beberapa milimeter, pada beberapa orang pertumbuhan ini bisa mencapai beberapa sentimeter. (Vivanews)

Tuesday, January 25, 2011

Protes Junk Food, Sekolah ditanami Sayuran

Halaman sekolah-sekolah dasar di Manila, Filipina, diubah menjadi kebun sayur, sebagai perlawanan terhadap budaya makan junk food yang datang dari Amerika Serikat. Anak-anak SD diajari cara menanam dan merawat serta dibiasakan menyantap berbagai sayuran khas, seperti terung, daun kelor, okra, dan beligo.

Berbagai masakan tradisional Filipina yang menggunakan sayur-sayuran ini makin jarang disajikan di rumah-rumah karena kalah populer dengan makanan cepat saji. Survei Gizi Nasional tahun 2009 menunjukkan, 27 persen penduduk dewasa di Filipina kelebihan berat badan dan 25 persen menderita hipertensi akibat kebiasaan menyantap makanan cepat saji yang mengandung garam dan lemak tinggi.

Ahli gizi Dulce Aranda mengatakan, program memakan sayuran itu mulai memperlihatkan dampak positif bagi anak sekolah. ”Data menunjukkan, mereka jadi lebih sehat, lebih menyimak di kelas, dan berprestasi lebih baik,” kata Aranda. (Reuters/AFP/DHF/kompas)

Monday, January 24, 2011

Menikahi Hewan Peliharaan

Seorang pemuda asal Toowoomba, Queensland Australia ingin mengabadikan hubungan dengan sahabatnya dalam sebuah ikatan pernikahan. Namun, sahabat dekatnya bukanlah seorang wanita, melainkan anjing labrador berumur lima tahun, bernama Honey.

Pernikahan Joseph Guiso dan Honey berlangsung di Taman Laurel, kota Toowoomba. Guiso mengadopsi Honey sejak lima tahun lalu.

Tiga puluh teman-teman terdekat dan keluarga pasangan turut menghadiri upacara  pernikahan yang berlangsung khidmat. Pesta pernikahan pun layaknya sebuah resepsi biasanya dengan meja dan kursi bagi para tamu dan pasangan pengantin.

"Kau adalah sahabatku dan membuat hidupku lebih baik," ucap Guiso saat membacakan sumpah pernikahan, seperti dikutip The Chronicle. "Kita bisa melalui segalanya bersama-sama."

"Dia tidak mengatakan apa-apa, Jadi saya menganggapnya sebagai jawaban 'ya'," kata pria yang sempat merasa bersalah telah hidup serumah dengan Honey tanpa ikatan pernikahan.

"Pernikahan kami adalah sebuah cinta," ia berkata mengenai status barunya. Pasangan yang menikah 1 Desember 2010 lalu tersebut menghabiskan bulan madu singkat dengan berjalan-jalan di salah satu taman Toowoomba.

Pernikahan serupa juga pernah dilakukan seorang pria asal India bernama Selvakumar yang menikahi seekor anjing betina bernama Silva. Pernikahan dilakukan sebagai bentuk penebusan dosa karena pria itu telah melempari dua anjing dengan batu hingga tewas 15 tahun silam.

Sejak dua anjing itu tewas, Selvakumar mengalami lumpuh dan kehilangan pendengaran serta kemampuan bicara. Ia merasa itu sebagai kutuk. Dan, seorang dukun berkata bahwa kutuk itu bisa hilang jika ia menikah dan hidup bersama anjing (VIVAnews.com)

Popular Posts