Dunia memang aneh, tapi indah Strangely, unique, humankind, serious, the space, knowledge, the ghost, scenery, beautiful, the place, the building, interesting, the record, bad, funny, science

Thursday, December 9, 2010

Hukuman Tampar bagi Pria yang masuk gerbong wanita

Sejumlah pria penumpang kereta bawah tanah (metro) di New Delhi, India, menerima hukuman yang memalukan. Ada yang disuruh sit-up, bayar denda, bahkan ada pula yang ditampar perempuan. Dosa mereka: seenaknya masuk ke gerbong khusus perempuan.

Menurut laman Times of India, kejadian itu berlangsung Kamis malam waktu setempat, 25 November 2010. Ketika itu tim polisi distrik Haryana melakukan razia setelah menerima laporan bahwa ada pria-pria nakal yang memaksa masuk ke gerbong khusus perempuan. Sudah begitu, mereka pun mengganggu penumpang lain.

Para pria bandel akhirnya diturunkan paksa dari gerbong. Para pelanggar disuruh sit-up sebagai ganjaran dan membayar denda sebesar 250 rupee (sekitar Rp49.000). Ada pula yang ditampar petugas atas kenakalan mereka.

"Diantara yang menampar adalah perempuan petugas, perempuan penumpang pun ikut juga [menampar]," tulis Times of India. Hukuman itu patut diberlakukan karena pihak pengelola sudah memberi tanda yang jelas pada gerbong, yang hanya boleh dimasuki perempuan.  

Diresmikan pada 2 Oktober 2010, Delhi Metro merupakan layanan kereta kedua di dunia yang menyediakan gerbong khusus perempuan. Pertama adalah layanan kereta di Kota Dubai, Uni Emirat Arab.

Penyediaan gerbong khusus itu untuk menjamin perlindungan atas perempuan penumpang. Pasalnya, mereka sering menjadi sasaran pelecehan seks saat harus berdiri berdesak-desakkan bersama kaum pria di dalam gerbong pada jam sibuk.• VIVAnews

Wednesday, December 8, 2010

Ghana Melarang Penjualan Pakaian Dalam Bekas

Pemerintah Ghana berencana melarang para pedagang baju menjual pakaian dalam bekas. Pasalnya, daleman bekas itu tidak lagi higenis dan bisa mendatangkan penyakit bagi pemakai baru.

Menurut laman stasiun televisi BBC, larangan itu akan berlaku mulai Februari 2011. Menurut Kementerian Perdagangan Ghana, larangan ini merupakan langkah untuk mengedepankan cara hidup sehat sekaligus mengurangi biaya yang ditanggung pemerintah di sektor kesehatan.

Larangan itu juga akan berlaku pada produk-produk lain bekas pakai, seperti matras, sapu tangan, kaus kaki, dan celana. Sebenarnya larangan impor pakaian bekas sudah digulirkan sejak 1994. Namun, pelaksanaan kebijakan itu tidak berjalan efektif.

Sementara itu, kalangan pedagang baju bekas di suatu pasar di Ibukota Accra mengritik kebijakan pemerintah itu karena bisa memukul usaha mereka. "Ghana kan negara dunia ketiga. Kita sudah lama jualan, kenapa baru sekarang pemerintah bicarakan pelarangan?" kata Millicent, seorang pedagang di Pasar Kantamanto.   

Banyak konsumen di Accra selama ini suka membeli pakaian bekas. Sebagian besar produk diimpor dari Eropa dan harganya lebih murah dari barang baru buatan lokal. (hs)• VIVAnews

Tuesday, December 7, 2010

Tinja Panda ternyata berharga Rp 404juta

Kendati terkenal galak, panda merupakan hewan kesayangan warga China. Selain lucu, hewan pemakan bambu itu bisa menghasilkan kotoran yang, bila diolah dengan tepat, bernilai sangat mahal.

Buktinya, seorang perupa bernama Zhu Cheng berhasil menjual sebuah patung senilai 300.000 yuan (sekitar Rp404 juta). Bahan utama patung itu adalah tinja panda.

Kepada harian Henan Business Daily, Zhu mengungkapkan bahwa patung setinggi 60 cm itu dibuat Oktober lalu. "Kami awalnya membuat cetakannya dari tanah liat, kemudian dilapisi dengan tinja panda, yang direkatkan dengan lem sayur," tutur Zhu seperti kepada Henan, yang juga dikutip oleh harian The Telegraph, Kamis, 2 Desember 2010.

Karya itu merupakan replika sebuah patung terkenal di Paris, Venus de Milo. Rupanya ada yang berminat membeli patung tinja itu dengan harga tinggi. Dia adalah Uli Sigg, mantan Duta Besar Swiss untuk China.

"Ini hasil yang sangat kreatif dan inovatif," puji Sigg, yang kini menjadi seorang pengusaha. Mengoleksi benda-benda seni asal China, Sigg tak ragu mengeluarkan banyak uang untuk membeli karya Zhu itu.

"Saya sudah bertahun-tahun punya ide untuk menggunakan tinja panda pada karya saya. Lagipula, panda merupakan harta nasional China, jadi apa pun terkait dengan hewan itu pasti mengundang daya tarik," kata Zhu.

Kendati sudah dibeli Sigg, patung unik itu tengah dipamerkan dalam suatu acara amal di Musium Seni Zhengzhou di provinsi Henan. Walau tidak dilaporkan apakah masih berbau tajam khas kotoran binatang, patung itu berhasil mengundang perhatian banyak pengunjung.
(kd)• VIVAnews

Monday, December 6, 2010

Kereta supercepat dari China

China berhasil menguji coba kereta terbaru buatan dalam negeri dengan kecepatan hingga 486 km/jam. Ujicoba kereta super cepat itu dilakukan di atas rel yang menghubungkan dua kota utama di China, Beijing dan Shanghai, Jumat 3 Desember 2010.

Menurut kantor berita Xinhua, ini merupakan kereta komersil tercepat yang pernah dibuat China. Dengan demikian, China kini mulai bersaing dengan negara-negara maju dalam membangun sistem transportasi canggih yang cepat dan efisien.

Kantor berita Associated Press mengungkapkan, kereta TGV di Prancis melaju hingga 574 km/jam dalam ujicoba 2007. Empat tahun sebelumnya, Jepang berhasil menggerakkan kereta ekspress Shinkansen yang berkecepatan hingga 581 km/jam.

Siaran televisi China menampilkan betapa cepatnya kereta baru mereka itu, dari kejauhan tampak seperti peluru putih yang berdesing saat melewati ladang-ladang pertanian di China bagian timur.

Bila menumpang kereta biasa, perjalanan dari Beijing dan Shanghai bisa memakan waktu lima jam. Namun, dengan kereta baru itu, waktu tempuh bisa dipangkas setengahnya.

Proyek jaringan kereta baru itu memakan anggaran US$32,5 miliar dan merupakan bagian dari program raksasa China untuk menghubungan semua kota besar dengan kereta-kereta super cepat. Program ini juga akan mengganti jaringan kereta lama, yang sudah tidak mampu menampung kapasitas penumpang.

China sudah dikenal sebagai negara pemilik jalur kereta cepat terpanjang di dunia. Negara komunis itu bahkan berencana membangun jaringan rel kereta hingga sepanjang 13.000 km pada 2012 dan 16.000 km pada 2020.

Pejabat kereta api juga menargetkan bisa memproduksi kereta super cepat yang mampu melaju hingga lebih dari 500 km/jam (Vivanews)

Sunday, December 5, 2010

Lion Prides Hunting Buffalo

Award-winning filmmakers and National Geographic Explorers-in-Residence Dereck and Beverly Joubert began watching big cats in Africa 30 years ago. And according to the Jouberts, watching lions hunt buffalo are some of the most thrilling action moments they've experienced. 
 
Buffalos travel in herds. And while the ideal side of a herd in Africa is about 250 individuals, sometimes these creatures gather in the thousands as a defense mechanism against predation. 



Hungry lions stalk the buffalo herd, and the Jouberts say that these lions are some of the largest they've seen. But how do lions take down a colossal buffalo amidst a herd of thousands? By working with their pride in a complex, intense hunt that can last for hours.
Buffalos are equipped with piercing horns and sharp hooves, so it's not an easy fight. And because buffalos are strong, armed and quick on their feet, lionesses must work as an organized team to conquer their prey.
Lionesses do most of the hunting for the pride, and they're built for life as a stealth predator. They have strong, sculpted muscles, bulky heads and bodies that narrow towards the tail. And because they are lighter and smaller than their male counterparts, lionesses boast the agility and speed to ambush and capture prey. Lions can run the length of a football field in just six seconds and will even drag heavy, fallen prey into protective brush to hide their quarry from other hungry carnivores.
Dereck and Beverly Joubert are working to stop the decline of lion populations with emergency action. Learn all about National Geographic's Big Cats Initiative and brush up on your knowledge of big cat species.


Read more: http://animals.nationalgeographic.com/wild/community/blogs/inside-wild/_look-nature-eye-launch-of-nat-geo-wild#ixzz17CwklTaj

Popular Posts